Je Suis Marisa...

Hello, I'm Marisa...an ordinary teenager who still doesn't know what would she be in the next ten years...like everybody does, hahaha

Well, I don't know how to write a blog properly,

I just want to share my thoughts, life experiences, and my passions here...so just read! :)


Minggu, 28 Desember 2008

Jakarta As The New Retail Kingdom

Waww!! Zara buka di Jakarta, Waww!! Masimo Dutti buka di Jakarta, Waww!! Burger King buka di Jakarta. Mungkin itu beberapa 'waw' yang kerap kita dengar beberapa bulan atau beberapa tahun lalu. Sekarang? akan semakin banyak 'waw' yang akan kita dengar. Sebut saja Debenhams, Topshop, MOS Burger, Harvey Nichols, yang baru saja membuka cabang nya di Jakarta. Jakarta sudah bisa disandingkan dengan negara-negara lain seperti Singapura sebagai 'shopping destination'. Masyarakat Jakarta sudah tidak perlu lagi bersusah payah pergi ke Singapura ataupun Hongkong untuk berbelanja barang-barang branded. Semuanya sudah hadir di Jakarta.

Mengapa Jakarta menjadi sasaran empuk para perusahaan raksasa tersebut?. Ya, jawabannya adalah pola konsumtif masyarakat kita yang sangat tinggi. Sebelumnya saya pernah membuat post tentang hedonisme yang membahas tentang gaya hidup masyarakat Jakarta. Dan itu cukup menjelaskan betapa tingginya standar hidup orang Jakarta. Tentu saya pribadi jika di pihak perusahaan raksasa tersebut melihat kondisi ini sebagai peluang yang sangat potensial.

Jakarta tidak henti-hentinya dibanjiri perusahaan-perusahaan retail top luar negeri. Saya sebagai salah satu korban hedonisme pun sebenarnya senang akan kehadiran mereka. Tetapi jauh di lubuk hati saya sebenarnya saya menyesalkan hal ini. Selain pola hidup yang berubah, budaya kita lama kelamaan atau bahkan sudah dilanda Westernisasi. Budaya asli kita lama kelamaan akan luntur, kita akan lupa dengan budaya milik kita sendiri. Memang, ada beberapa perusahaan yang sudah mempromosikan hasil karya tanah air. Bahkan ada yang sudah berani menyandingkan produk lokal kita dengan produk-produk luar negeri. Sebut saja Alun-alun Indonesia yang telah buka di Grand Indonesia. Hal tersebut merupakan hal yang sangat baik dan merupakan kemajuan yang sangat berarti. Namun kehadirannya belum mampu menyaingi kehadiran perusahaan-perusahaan retail luar negeri yang bertubi-tubi hadir.

Saya tidak punya bayangan akan jadi apa Jakarta lima sampai 10 tahun kedepan. Yang pasti kehadiran perusahaan-perusahaan retail ke dalam negeri tidak akan mampu dicegah. Dan Jakarta akan segera menjadi Kerajaan Retail Raksasa Baru. Yang dapat kita lakukan hanyalah terus melestarikan dan mempromosikan produk lokal kita dan bersaing dengan produk luar. Untuk melakukan hal ini tidaklah mudah. Dibutuhkan generasi muda yang kreatif dan berdedikasi tinggi. Generasi kita tentu bertanggung jawab akan hal ini...Teruslah lestarikan produk tanah air...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar